Tampilkan postingan dengan label suci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suci. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Februari 2011

Putih Pasti Bersih

Andai ada warna yang tak tampak kotor, putihlah pilihannya!
Bersih terlihat dan tak sarat dengan rona warnanya.
Sedap dalam teduhnya mata memandangnya.
Apalagi putih hatinya, maka bersihlah jiwanya!

Jikalau aku memilikinya, pastilah bahagia hatinya!
Putih lagi bercahaya sungguh mulia pemiliknya!
Andai Dia Yang Memiliki-Nya, pastilah ada-Nya!
Putih begitulah cahaya-Nya!

Matahari silau untuk ditatap, cahaya-Nya sejuk mata memandangnya!
Bersih lagi sejuk bagi yang mengetahuinya!
Sulit untuk dibandingkan dengan sinar selainnya!
Itulah cahaya-Nya putih bersih orang menyebutnya.

Selengkapnya

Rabu, 29 Desember 2010

Suci Hati Raih Cahaya-Nya

Engkau kehendaki siapa pun yang Engkau cintai!
Hati yang suci andalan yang pasti!
Adakah Engkau kehendaki hati yang suci?
Aduhai sungguh beruntunglah siapa yang hatinya suci!

Engkau bimbing kepada cahaya-Mu siapa yang Engkau kehendaki!
Alangkah bahagianya dia yang meraih cahaya-Mu yang suci!
Kemilau cahaya-Mu pasti menuai bukti yang hakiki!
Beritakah ini atau memang janji-Mu yang pasti?

Sekiranya itulah kepastian adakah Engkau beri bukti?
Alangkah beruntungnya jika ku nanti mendapati bukti yang pasti!
Adakah aku pasti menjadi manusia suci?
Cahaya-Mu pasti suci, maka siapa pun suci hati itu pasti!

Adakah aku dapat menyucikan hati dengan pasti?
Jika Engkau kehendaki itu pasti aku dapati!
Alangkah bahagianya bila itu memang terjadi!
Suci hati raih cahaya yang pasti abadi!
Selengkapnya

Jumat, 10 Desember 2010

Suci Hati Rindu Ilahi

Allah, Allah, Allah hatiku kini merindukan-Mu,
Di manakah Engkau kan kucari bila kumerindu pada-Mu?
Adakah Kau kini bersama aku yang tak baik hati pada-Mu?
Akankah Engkau menghampiriku sekiranya kumencari-Mu?

Duhai Ilahi Yang Baik Hati baikkah hatiku kepada-Mu?
Setiap detik kuingin Engkau bersamaku dalam kasih sayang-Mu!
Allah di manakah aku mengadukan-Mu?
Adakah Engkau kini berada di hati hamba-Mu?

Subhanallah, Maha Suci Engkau bagaimanakah nasib diriku?
Akankah Engkau menolongku dari setiap kelemahan diriku?
Aduhai celakah diriku bila tidak Engkau menyayangiku!
Demi jiwaku tebusannya sungguh aku sangat rindu kepada-Mu oh Tuhanku!

Salahkah bila kucurahkan isi hatiku?
Duhai pelita hatiku mana mungkin aku melupakan-Mu dalam langkahku!
Ajakan akan perintah dan larangan-Mu belum juga kuikuti dalam hidupku!
Ya Ilahi patuhkah diriku berdzikir kepada-Mu setelah kupenuhi kewajibanku?

Asma-Mu sangat baik tetapi betapa bodohnya diriku tak sebut asma-Mu!
Aduhai kini aku menyesal mengapa aku mengabaikan-Mu!
Demi ibuku yang telah melahirkanku kini aku sebut asma-Mu!
Jadikanlah hatiku terus tenteram karena menyebut asma-Mu!
Selengkapnya
Read More