Tampilkan postingan dengan label Cahaya-Ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cahaya-Ku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2013

Lintasan Cahaya Ubudiah

Lintasanya sungguh sangat menakjubkan
Bagi siapa pun yang mendapatinya
Bukan khayalan
Juga bukan sebuah bayangan

Sungguh nyata di alam kekuasaan ilahiah
Begitu jernih tak ada noktah
Sebening mata indah memandangnya
Lintasan itu adalah lintasan cahaya ubudiah

Ke manakah lintasan cahaya ubudiah menerpa?
Ke dalam hati seorang hamba yang menghamba
Bagaimana sifat ubudiah seorang hamba?
Bagaimana pula Sang Hamba menghambakan diri kepada-Nya

Lintasan cahaya ubudiah bukanlah lintasan yang menyejukkan
Jika lintasan itu bersifat menyombongan diri di hadapan Tuhannya
Keluasan ilmu-Nya ada pada hati hamba-Nya yang tidak mendua
Ada Tuhan tapi lupakan Dia

Bukan seperti itu cahaya-Nya melintas dalam ubudiah
Melainkan ubudiah yang mencerahkan hatinya
Tidak sekedar menjalankan perintah tapi mengabaikan yang dilarang
Oh, bukan itu

Ubudiah seorang hamba yang tunduk dan patuh pada keduanya
Takut jika tidak menjalankan perintah-Nya
Juga semakin takut jika melanggar apa yang dilarang-Nya
Itulah ubudiah orang takwa
Selengkapnya

Kamis, 18 Juli 2013

Al-Quran Bicara

Cukup...cukup...cukup
Kudengar suara rendah di tengah keheningan
Hiruk pikuk kekuatan angin bertebaran
Seolah ada desah suara tanpa menunjukkan

Keheningan itu dan suara itu
Begitu jelas terurai dalam kata-kata
Himpitan jiwa menepis kemusykilan
Bahwa itu bukan suara

Tetapi, sekali lagi
Cukup...cukup...cukup
Seolah menghentikan
Pada bintang yang tebarkan cahaya

Hitung-hitung pengalaman
Beribu kata disuarakan: "Suara apakah itu?"
Cukup...cukup...cukup
Kata-kata bertambah jelas arah tibanya: "Oh, Al-Quran" 

Pelita! Lihat ada pelita
Jariku menunjuk ke arah Al-Quran
Subhanallah, apa betul
Kutatap lewat mata hatiku, maaf bukan mata lahirku

Suara itu
Maaf, juga aku dengar bukan dengan pendengaran lahirku
Batinku, ya mata ya telinga alhamdulillah berfungsi
Inikah karunia-Mu ya Ilahi?
Selengkapnya

Rabu, 17 Juli 2013

Petunjuk Allah dan Petunjuk dari Allah

Al-Quran turun jelaskan firman-Nya
Semua diwahyukan kepada rasul-Nya
Terkait kisah, perintah dan larangan-Nya
Aturan, al-hikmah dan keberkahan juga ada di dalamnya

Al-Quran sekarang telah menjadi petunjuk
Setiap petunjuk-Nya menuntun orang-orang yang beriman
Seluruh umat manusia dan yang paling utama
menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa

Petunjuk Allah telah jelas dapat dibaca
Didiskusikan bahkan diterapkan dalam kehidupan
Kelihatan huruf-hurufnya
Juga kata-kata dan kalimat-kalimat-Nya

Kini, adakah Allah memberi petunjuk bukan kepada nabi-Nya
Ya umat nabi-Nya
Nabi telah lama berada di surga-Nya
Bagaimana dengan umatnya?

Al-Quran oh Al-Quran
Sungguh menyejukkan
Dikau telah menerangkan bahwa
Untuk orang bertakwa ada petunjuk dari Tuhannya

Petunjuk Allah ternyata berkahi kaum takwa
Dari Al-Quran turun ke hati
Subhanallah
Al-Quran berkata: "Hudan min rabbihim"
Selengkapnya

Kamis, 28 April 2011

Assalam: Ada-Nya Islam

Assalam, begitu indah didengar,
juga diucapkan.
Adakah indah dalam perbuatan?
Ada: tetapi malu atau berasa susah mengamalkannya.

Assalam, sebenarnya bukanlah sebutan untuk didengarkan,
atau disalahmaknai, bukan...bukan itu!
Akan tetapi, dia ada 1 (satu): Untuk diamalkan!
Begitulah Assalam!

Assalam, Dia lah Pemilik-Nya, maka...
Ada-Nya adalah Assalam! Ada-Nya adalah Islam!
Assalam, Islam, Dia dan Asma-Nya bertumpu kepada diri-Nya,
Yaitu Allah Azza wa Jalla.

Assalam, Antallah. Ya Robbi Anta 'Aziizun Hakiim.
Assalam Ya Jabbaar! Ya Allah Anta 'Aliimun Khobiir.
Assalam, Antallah! La syarika lak, Anta Allahu Ahad!
Ya salam...Ya salam...Ya salam...
Selengkapnya

Keadaan Diri di Alam Ruh

Sama, semuanya akan berada di alam ruh,
untuk manusia,
yang merasa memiliki ruh.

Tetapi, sama di alam barzakh,
mereka berada,
mereka merasakan: nikmat atau siksa.

Semuanya, bergantung keadaan dirinya,
karena ruhnya,
senantiasa diberdayakan oleh dirinya.

Manusia, apakah beriman atau pun tidak,
semuanya dimintai pertanggungjawaban,
ditanya dan diberi: menanggung derita atau menerima ganjaran.

Begitulah keadaan diri di alam ruh,
bagi semua manusia,
yang miskin maupun kaya,
beriman atau kafir,
syirik juga munafik atau fasik, berlaku bagaimana dirinya di alam dunia.


Selengkapnya

Kamis, 17 Maret 2011

Surga Itu Indah!

Alhamdulillah, betapa patut bersyukur orang bertakwa kepada Tuhannya!
Allah telah menyediakan surga untuknya!
Ada bidadari yang cantik jelita lagi taat dan sopan kepadanya!
Ada sungai-sungai yang mengalir di dalamnya!

Sungguh indah oh surga-Mu Ya Allah Yang Maha Suci!
Adakah surga sama dengan alam dunia yang sangat tidak suci?
Seandainya alam dunia suci, pasti tak ada manusia akan berbuat tak suci!
Alam dunia ternyata memang bukan alam surga, mustahil ada bidadari suci!

Andai saja aku satu wadah bersama mereka yang diberi surga!
Maka, aku akan mengabarkan kepada seluruh penghuni dunia tentang surga!
Allah SWT telah menjelaskan surga di dalam firman-Nya yang tak ternilai harga!
Bahwa surga begitulah adanya tanpa dapat diduga-duga: Dunia bukanlah surga!

Oh, surga tempat manusia suci mengikuti perintah dan menjauhi larangan-Nya!
Adakah aku dapat menikmatinya?
Ya Ilahi serulah surga untukku atas perintah-Mu agar tunduk menurut hakikatnya!
Tidak sebagaimana lahirnya tanpa memahami wujudnya!

Selengkapnya

Kamis, 17 Februari 2011

Pribadi Islami

Manusia lahir untuk merunduk kepada Tuhannya!
Bergegas diadzani dan disayangi oleh kedua orang tuanya!
Apa yang menjadi keinginannya dipenuhi tanpa ditanya!
Itulah si kecil bayi yang belum tahu dosanya.

Kini si kecil sudah dewasa, lepas sudah urusan dengan orang tuanya!
Jalan menuju kepada-Nya menyandarkan kepada agamanya!
Islam pilihannya menjunjung tinggi peribadatan kepada-Nya!
Allah Azza wa Jalla pun diimaninya sebagai Tuhannya.

Pribadinya kian meyakini kebenaran atas firman Tuhannya!
Jangan jauh dari pertolongan-Nya bila berharap bimbingan-Nya!
Islam mendasari kepribadiannya sebagaimana sabda nabi-Nya!
Jadilah muslim yang dihiasi penuh kerinduan akan perjumpaan dengan-Nya.

Jiwa yang tenang penuh cahaya Allah di dalam lindungan-Nya!
Allah adalah sandaran hidupnya!
Tiada waktu senantiasa ingat kepada-Nya!
Ada-Nya adalah wujudnya sebagai pribadi Islami yang sangat mulia di sisi-Nya.


Selengkapnya

Sabtu, 12 Februari 2011

Lahirnya Sang Kekasih Allah

Bumi terasa ambil bagian membidani lahirnya sang kekasih Allah!
Langit terasa bagaikan mengiringi lahirnya manusia suci yang kelak menjadi utusan Allah!
Angin pun turut menyaksikan hadirnya sosok seorang bayi nan mulia pilihan Allah!
Bahkan seluruh marga satwa tak ingin mengabaikan lahirnya calon nabi Allah!

Alangkah bahagianya umat manusia saat sang manusia pilihan keberadaanya dinantikan!
Semesta alam pun bertasbih sebagai tanda turut bahagia yang tak dapat terlukiskan!
Amat besar harapan umat manusia mendapat bimbingan!
Beliau hadir disambut menerangi kegelapan!

Laa ilaaha illallaah...Muhammadun Rasulullaah!
Tiada Tuhan kecuali Allah, Muhammad utusan Allah!
Allah...Allah...Allah!
Asyhadu an la ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullaah!

Selengkapnya

Jumat, 04 Februari 2011

Manusia Suci

Kolaborasi cinta dan bahagia bersatu dalam jiwa
Suasana hati kian terasa bersenyawa
Dalam rindu pasti bahagia terbawa
Manusia suci agung lagi berwibawa!

Dunia tak membuatnya merana
Allah Azza wa Jalla adalah Tuhan Yang Maha Sempurna!
Manusia suci seakan merasa berada di singgasana
Adakah dia manusia sempurna?

Kisah seorang wali sangat setia pada Tuhannya
Manusia suci layak baginya berada di sisi Tuhannya
Sungguh mulia dalam dirinya
Sangat bijaksana lagi sentosa hidupnya.
Selengkapnya

Selasa, 01 Februari 2011

Putih Pasti Bersih

Andai ada warna yang tak tampak kotor, putihlah pilihannya!
Bersih terlihat dan tak sarat dengan rona warnanya.
Sedap dalam teduhnya mata memandangnya.
Apalagi putih hatinya, maka bersihlah jiwanya!

Jikalau aku memilikinya, pastilah bahagia hatinya!
Putih lagi bercahaya sungguh mulia pemiliknya!
Andai Dia Yang Memiliki-Nya, pastilah ada-Nya!
Putih begitulah cahaya-Nya!

Matahari silau untuk ditatap, cahaya-Nya sejuk mata memandangnya!
Bersih lagi sejuk bagi yang mengetahuinya!
Sulit untuk dibandingkan dengan sinar selainnya!
Itulah cahaya-Nya putih bersih orang menyebutnya.

Selengkapnya

Kamis, 20 Januari 2011

Arti Suci Bagi Diri

Dalam diri ada nilai-nilai kesucian
Apakah arti suci bagi diri?
Adakah suci itu berarti bersih akan kepalsuan?
Atau suci tetap suci tanpa arti?

Suci memang suci tetapi tetap berarti bagi diri!
Adakah berarti suci diri bagi kesetiaan?
Suci diri memang berarti!
Bagi diri suci berarti keberuntungan.

Adakah suci itu juga dapat berarti tiadanya kekotoran?
Suci tetap suci bukan tanpa arti!
Suci menjadi berarti jika diri mengerti keimanan!
Alangkah sucinya bila diri sudah berarti!


Selengkapnya

Minggu, 09 Januari 2011

Baik Hati, Sucikah?

Baik hati selalu menghiasi diri,
Dunia pandir menertawai,
Alam dunia semakin menepi,
Banyak manusia yang tak mau sadar diri!

Bukanlah kedamaian sekiranya hati tak percaya diri,
Alam pun menertawai,
Sakit hati apalagi,
Maka baik hati jadi semakin berseri!

Andai manusia tak baik hati apalah jadinya bila nanti mati!
Asma-Nya adalah Allah Yang Baik Hati!
Alam sudah tak akan menemani!
Allah apalagi!
Selengkapnya

Rabu, 29 Desember 2010

Suci Hati Raih Cahaya-Nya

Engkau kehendaki siapa pun yang Engkau cintai!
Hati yang suci andalan yang pasti!
Adakah Engkau kehendaki hati yang suci?
Aduhai sungguh beruntunglah siapa yang hatinya suci!

Engkau bimbing kepada cahaya-Mu siapa yang Engkau kehendaki!
Alangkah bahagianya dia yang meraih cahaya-Mu yang suci!
Kemilau cahaya-Mu pasti menuai bukti yang hakiki!
Beritakah ini atau memang janji-Mu yang pasti?

Sekiranya itulah kepastian adakah Engkau beri bukti?
Alangkah beruntungnya jika ku nanti mendapati bukti yang pasti!
Adakah aku pasti menjadi manusia suci?
Cahaya-Mu pasti suci, maka siapa pun suci hati itu pasti!

Adakah aku dapat menyucikan hati dengan pasti?
Jika Engkau kehendaki itu pasti aku dapati!
Alangkah bahagianya bila itu memang terjadi!
Suci hati raih cahaya yang pasti abadi!
Selengkapnya

Rabu, 22 Desember 2010

Cahaya-Mu

Alangkah indahnya cahaya itu!
Sinar yang jernih nan menyejukkan hati!
Begitu terasa membekas dalam keheningan!
Cahaya-Mu tak dapat terkalahkan oleh sinar manapun!

Alangkah bahagia saat kutatap indah kemilau cahaya-Mu!
Aduhai beruntungnya diriku karena kemuliaan-Mu!
Sungguh tak kan terlupakan bila diriku menatap cahaya-Mu
Selalu rindu bila lama tak jumpa cahaya-Mu itu!

Aduhai betapa meruginya bila kuabaikan akan kasih sayang-Mu!
Adakah yang dapat menghalangi kehendak-Mu?
Oh Tuhanku Engkau kerinduanku!
Sunyi sepi bila ku jauh dari-Mu!

Selengkapnya

Rabu, 15 Desember 2010

Pelita Hati

Asmara hati tak terobati oleh kilau duniawi,
Dunia hanya serpihan tak begitu berarti,
Asmara hati tak pungkiri indahnya hakiki,
Dunia hanya fatamorgana yang tak abadi.

Pelita hati semakin bercahaya di balik diri insani,
Kulihat Ilahi yang senyum berseri,
Adakah kini yang ingin menemui Ilahi?
Pijarkan pelita di dalam hati kau pasti ditemui.

Dunia tak berarti bila sudah menghadap Ilahi Robbi!
Ajaklah hati agar mau menemani menuju Allah Robbul 'Izzati!
Biarkan diri agar menjadi insan sejati!
Asmarakan hati pada Gusti yang bersemayam di hati!
Selengkapnya

Jumat, 10 Desember 2010

Suci Hati Rindu Ilahi

Allah, Allah, Allah hatiku kini merindukan-Mu,
Di manakah Engkau kan kucari bila kumerindu pada-Mu?
Adakah Kau kini bersama aku yang tak baik hati pada-Mu?
Akankah Engkau menghampiriku sekiranya kumencari-Mu?

Duhai Ilahi Yang Baik Hati baikkah hatiku kepada-Mu?
Setiap detik kuingin Engkau bersamaku dalam kasih sayang-Mu!
Allah di manakah aku mengadukan-Mu?
Adakah Engkau kini berada di hati hamba-Mu?

Subhanallah, Maha Suci Engkau bagaimanakah nasib diriku?
Akankah Engkau menolongku dari setiap kelemahan diriku?
Aduhai celakah diriku bila tidak Engkau menyayangiku!
Demi jiwaku tebusannya sungguh aku sangat rindu kepada-Mu oh Tuhanku!

Salahkah bila kucurahkan isi hatiku?
Duhai pelita hatiku mana mungkin aku melupakan-Mu dalam langkahku!
Ajakan akan perintah dan larangan-Mu belum juga kuikuti dalam hidupku!
Ya Ilahi patuhkah diriku berdzikir kepada-Mu setelah kupenuhi kewajibanku?

Asma-Mu sangat baik tetapi betapa bodohnya diriku tak sebut asma-Mu!
Aduhai kini aku menyesal mengapa aku mengabaikan-Mu!
Demi ibuku yang telah melahirkanku kini aku sebut asma-Mu!
Jadikanlah hatiku terus tenteram karena menyebut asma-Mu!
Selengkapnya

Rabu, 10 November 2010

Diri-Mu dalam Asmaraku

Aduhai alangkah bahagianya bila Diri-Mu tertambat di asmaraku!
Aduhai alangkah indahnya bila kudapat tatap wajah-Mu!
Aduhai alangkah melankolisnya diriku bila itu terjadi!
Aduhai alangkah damainya jiwaku bersama-Mu!

Sering kudapati diriku menjadi seolah berada di dalam Diri-Mu!
Sering kusadari betapa luar biasanya Dikau Tuhanku!
Sering kusandarkan pundakku kepada kasih sayang-Mu!
Sering kumenangis bila Kau tak sapa diriku!

Adakah damai di hati adalah pertanda Engkau hampiri diriku?
Adakah dulu aku tak sedamai kini oh Tuhanku?
Adakah aku menyadari begitu damai dan bahagianya bila bersama-Mu?
Adakah kini aku selalu merindu kepada-Mu?

Adalah benar ada-Nya Diri-Mu!
Adalah salah orang-orang yang mendurhakai-Mu!
Adalah tidak patutnya sang makhluk tiada malu kepada-Mu!
Adalah betapa Diri-Mu sangat didambakan oleh diriku ya Allahku!
Selengkapnya

Senin, 09 Agustus 2010

Malam al-Qadar

Limit cobaan bodoh sudah berakhir,
           Apakah masih ada alasan akal,
                        menipu diri,
           Cobaan lain tak ada,
                        asal-asalan sekalipun,
           Bodoh apa lagi yang ada,
                        sudah selesai

Kisah sedih manusia ada dalam cerita,
           Melihat wajah seorang lanjut usia,
                        meratap lalu menangis,
           Asal mula tak ada apa-apa,
                        di alam dunia yang fana,
           Manisnya hanya jadi bahan legenda,
                        sudah pergi ditinggal juga

Merenungi lebah penghasil madu,
           Manisnya lebih dari gula,
                        jadi obat bagi manusia,
           Kalau saja sadar akan hakikatnya,
                        tak ada sedih sisakan tawa,
           Miris hati laksana mulia,
                        lidah dan dada hanya tertawa

Kepedihan manusia akan segera sirna,
           Kedatangan malam yang penuh berkah,
                        bangunlah hai manusia,
           Ada alasan untuk lakukan doa,
                        hapus setiap duka dan nestapa,
           Bila malam itu tiba,
                        bumi laksana tak ada malam gelap gulita

Pulihkan semua pilu manusia di malam mulia,
           Lama sudah derita yang menimpa,
                        malam ajak untuk ceria,
           Duka dan nestapa tak ada berita,
                        bahagia penuh alasan,
           Bingkai pikiran kotor pun tak ada,
                        semua menanti malam mulia segera tiba

Selengkapnya

Minggu, 08 Agustus 2010

Kalimatullah

La ilaha illallah,
          tiada Tuhan selain Allah,
Berita Ada-Nya dikabarkan,
          kepada manusia yang mengingat-Nya,
Adakah yang melihat-Nya?
          adalah hamba-Nya yang ma’rifatullah
Kalimat Allah disebut,
          wujudnya adalah Ada-Nya,
Siapakah dia?
          Allah adalah wajahnya,
Berita Ada-Nya bukan aku mengaku,
          Dia mengaku Aku,
Aku Ada dia ada,
          dia berada di Aku,
Maka Aku ya aku,
          dan Aku adalah Dia,
Aku dan Dia adalah juga aku dan dia,
          satu bagian tak sama,
Berita Ada-Nya adalah Aku,
          maka Aku ya aku juga,
Kalimat Allah disemayamkan di Hatinya,
          maka terucap tiada Tuhan selain Aku

Selengkapnya

Kamis, 05 Agustus 2010

Bukan Aku Pasti Palsu

Perjalanan manusia begitu liku,
                 Ada yang mengaku-Aku,
                             padahal itu palsu,
                 Ada-Nya bukan di dada,
                             awas itu palsu,
                 Dengarkan suara Hatimu,
                             itulah Aku dalam dirimu

Duhai manusia jangan mudah tertipu,
                Gelora bukan cari dunia,
                            dunia memang untukmu,
                Keliru ada si tukang tipu,
                            kau pasti mau dunia dibawa,
                Hidupmu bukan itu,
                            tidak ada Tuhan selain Aku

Bila ada mau tanyakan pada-Ku,
                Jangan membisu pura-pura mau,
                            biar Kutahu siapa dirimu,
                Deritamu pasti Aku tahu,
                            cobalah menghadap-Ku,
                Bukan Aku kalau kau keliru,
                            itu pasti palsu

Selengkapnya
Read More