Tampilkan postingan dengan label Dia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2016

Aku-lah Dia

Tuhanku Allah
Tiada Tuhan selain Dia
Adalah Dia Tuhanku itu
"Aku adalah Tuhanmu" kata Dia
Tetapi Aku bukanlah dia
Dia-lah Tuhanmu itu
Aku pun bukan aku
Aku-lah Tuhanmu itu
Selain Dia, tak ada Tuhan
Aku Tuhan Yang Esa
Tidak beranak dan diperanakkan
Bergegaslah mendekati-Nya
Adakah Tuhanmu itu?
Aku-lah Tuhanmu itu
Aku-lah Dia
Selengkapnya

Rabu, 27 Oktober 2010

Perlukah Allah Bersemayam di Hati?

Andai aku dapat berada di dalam Allah patutkah diriku?
Andai aku sudah tiba di hadapan-Nya dapatkah aku bicara?
Andai aku ada dalam genggaman-Nya dapatkah mulutku tersenyum?
Andai aku sudah pandai berjumpa dengan-Nya bagaimanakah aku?

Saat ini hatiku diliputi suka dan bahagia adakah Dia di situ?
Saat ini aku sangat berarti bagi diriku adakah Dia di hatiku?
Saat ini Dia selalu menyapaku adakah Dia mencintaiku?
Saat ini Dia ada dalam jiwaku patutkah aku menghindari-Nya?

Tidak ada aku dalam Dia selain karena Dia Maha Penyayang!
Tidak akan mungkin aku bersama-Nya jika bukan karena Dia Maha Bijaksana!
Tidak mungkin aku senantiasa berjumpa kalau bukan karena Dia Ada di diriku!
Tidak mungkin tanpa Allah Yang Maha Kuasa atas seluruh ciptaan-Nya!

Patutkah aku mendambakan Dia dalam diriku?
Dapatkah aku mengundang Dia untuk bersemayam di hatiku?
Adakah Dia mengakui panggilanku sebagai apa adanya?
Duhai kerinduanku aku memang perlu Diri-Mu hadir di hatiku!
Selengkapnya

Selasa, 26 Oktober 2010

Allah Ada Adakah Dia?

Allah adalah Tuhan Yang Maha Ada,
tetapi adakah Dia Yang Ada?
Allah pasti Ada,
namun bagaimanakah Dia tanpa Ada-Nya Allah?

Mustahil bila tak ada Dia tapi Allah Ada!
yang selalu ada adalah Allah, bukan anda!
Ada-Nya adalah pasti Dia Yang mengadakan adanya manusia,
bukan ada tapi tiada.

Sungguh mulia Dia Yang Maha Ada!
pasti Dia adalah Allah Yang Maha Bijaksana,
Sekiranya ada Dia lalu tiada Allah,
maka bukan Dia Yang Maha Ada!

Selengkapnya

Kamis, 26 Agustus 2010

Ada Dia di Mana-mana

Anda hai suara yang selalu bergemuruh pada pagi, siang, dan malam hari,
      Sudahkan kau tahu seperti apa suaramu, kau hanya bersuara?
Gula kau memang manis tapi kau yang bisa meracuni, sakit, lalu mati,
      Sudahkah kau tahu bagaimana rasa manismu?
Api hai kau yang menjadikan semua benda hangus terbakar, lukai dan mati,
      Sudahkan kau tahu bagaimana rasa panasmu?
Tak ada satu pun yang tahu walau dia berada di dalam diri sendiri,
      Apa pun itu hanya tahu karena Dia memberi tahu,
Dia ada di mana-mana dari pagi kembali lagi pagi,
      Kemanakah kau berlari, Dia takkan lari jauh bersamamu,
Dia Ada sebagaimana Ada-Nya yang takkan ada yang mau mengerti,
      Kalau kau tahu bagaimana Dia berada, maka pasti kau tahu,
Bala tentara makhluk yang selalu mengajak diri pasti,
      Mengapa kau selalu mau ditipu, dirayu, dan kau tak tahu,
Pikirlah dirimu hai makhluk yang selalu menguasai diri-diri,
      Apa dirimu tahu Dia tahu siapa kamu
Dia berada di manapun yang Dia adalah Yang Maha Terpuji,
      Aku kata-Nya akan senantiasa berlaku untuk semua makhluk-Ku
Ada Dia kini di hatimu bila kau sebut nama-Nya dalam diri,
      Salam buat kamu yang masih ragu dan tak mau tuk bertemu,

Selengkapnya

Minggu, 08 Agustus 2010

Butir-butir Kehidupan

Kulakukan demi hidup apa pun itu,
            Padahal lupa aku emosi,
                         meski sudah diperingatkan,
            Seperti aku tak tahu diri,
                         begitu kuat rayuannya,
            Duhai kulit ari tampaknya begitu indah,
                         aku sungguh terbuai

Bila kutakpercaya kau ada di mataku,
            Itulah dirimu,
                         aku tahu itu,
            Sayang aku terperdaya olehmu,
                         kutakmampu akan godaanmu,
            Jelas kau memang mempesona,
                         siapa pun tak mengira

Butir-butir kau memang putih,
           Begitu silau dibuatnya,
                         hingga aku terpana,
           Mata siapa yang tak layu,
                         manis sekali kelihatannya,
           Diriku tak ingat kau telah menipu,
                         hanya Dia Yang Maha Tahu

Selengkapnya

Lupa Diri

Bakat salah sungguh tiada,
          Pada asalnya ada sekedar lupa,
                   tradisi kuat seolah ada,
          Manusia lupa tak salah,
                   itu adalah sifatnya
          Dasar pelupa itu katanya,
                   sudah ada asal-asulnya

Perasaan lupa citrakan salah,
         Akal kalah menerima perasaan,
                   padahal lupa pada Diri-Nya,
         Diri-Nya adalah dirinya,
                   manusia sibuk lupa akan Dia,
         Lupa diri namanya,
                   pupus ikatan antara dia dan Dia

Selengkapnya

Jumat, 06 Agustus 2010

Allah Azza wa Jalla

Pasti selalu Janji-Nya,
           tak pernah palsu,
Boleh izin tapi sesuai Kehendak-Nya,
           untuk hamba yang takut siksa-Nya,
Kalau Ada di mana-mana,
           tetapi tetap Ada Dia,
Dia Ada di Hatimu juga di Hatiku,
           di semua Hati yang Meng-Adakan-Nya,
Aku ucapan-Nya,
           kepada hamba yang mengenal-Nya,
Bukan Dia yang di luar sana,
           hanya Dia Yang Ada,
Bisikan adalah umpatan,
           mustahil bagi-Nya,
Petunjuk Yang Ada,
           itulah Ada-Nya,
Jiwa yang tenang,
           karena bersemayam-Nya Dia,
Tiada Tuhan selain Dia,
           Dia adalah Allah Azza wa Jalla

Selengkapnya

Kamis, 05 Agustus 2010

Wujud-Ku

Aku adalah Yang Maha Tahu,
                   Sejak kau tahu siapa Aku,
                             tak perlu ragu,
                   Dia Memberi hanya satu,
                             hidup kepada-Nya,
                   Dalam ritme perjalanan,
                             tak ada waktu tanpa memuji-Ku

Jika kau tahu Wujud-Ku,
                  Kini Aku tahu siapa dirimu,
                             bukan palsu yang Kutahu,
                  Itu memang ciptaan-Ku,
                             dahagamu pada Diri-Ku,
                  Hidupmu adalah untuk-Ku,
                             hamba-Ku tak perlu ragu

Bila Aku mau apapun jadi,
                  Dalam diri yang satu,
                             yang selain dirimu,
                  Sampaikan kabar-Ku,
                             ada jiwa yang tahu,
                  Bukan salahmu bila tak mau,
                             pada dirimu Aku tetap selalu

Selengkapnya

Bingkai Gelora

Biarkan aku menuju Jalan Allah,

                   Ada Dia Yang Memberi aku hidup,

                   Kusebut nama-Nya,

                              Dia berwujud sepertiku,

                   Lalu aku pun ragu,

                              seolah tak percaya


Dia semakin Berada di Hatiku,

                   Jadi aku bertambah malu,

                  Semula ragu,

                              aku tak lagi membisu,

                  Aku adalah dirimu hai hamba-Ku,

                              aku sebetulnya siapa?


Hatiku adalah Bingkai yang aku tahu,

                  Ada-Nya di Hatiku,

                  Gelora berada di Hati bertambah,

                              aku ingin selalu bertemu,

                  Dia kini yang aku rindu,

                              seolah tak mau tahu
Selengkapnya
Read More